Important Notice

This is an archive system. You can read only in this site, for submission and publishing system please visit https://ejournal.uinsaid.ac.id/
SENJAKALA TRADISI KENDURIAN DI DESA GRAJEGAN: PERSPEKTIF FENOMENOLOGI AGAMA | Nilawaty | Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy

SENJAKALA TRADISI KENDURIAN DI DESA GRAJEGAN: PERSPEKTIF FENOMENOLOGI AGAMA

Azzah Nilawaty* -  Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Central Java, Indonesia

DOI : 10.22515/ajipp.v1i2.2744

The study discusses the shift in the Grajegan community in interpreting the kendurianor kondhangan. Nowadays, fewer Grajegan people practice the kenduriantradition compared to decades ago. This paper explainsthe causative factors in the perspective of religious phenomenology. This is a field research which uses  participatory observation and interviewto collect the data. The data is analysed  using the symbolic interpretationmethod. This research revealsthat there are three factors that cause the decrease of the tradition of kendurian in Grajegan. First, the emerge of some religious groups which prohibit the kenduriantradition. Second, the reluctance of some families to perform the kendurian tradition.. Third, the dependence of the family to the figure of mother. A mother has an important role in the preparation of the feast. If this figure does not exist, the kendurianwhich requires the preparation of certain special foods will not occur. 

Keywords
Javanese-Islamic tradition; Kendurian; Religious phenomenology.
  1. Adriana, Iswah. “Neloni, Mitoni Atau Tingkeban:Perpaduan antara Tradisi Jawa dan Ritualitas Masyarakat Muslim”. Karsa Vol.19 No.2 (2011), hlm. 237-247.
  2. Ahimsa, Heddy Shri. Teori, Etnografi dan Refleksi. Yogyakarta: Pintal Kanisius, 2014.
  3. ¬¬_________________. “Fenomenologi Agama: Pendekatan Fenomenologi untuk Memahami Agama”. Walisongo Vol.20 No.2 (2012), hlm. 271-304.
  4. Arifin, Zainal Achmad. “Defending Traditions, Countering Intolerant Ideologies: Re-energizing the Role of Modin in Modern Java”. Al-Jami’ah Vol.55, no.2 (2017), hlm. 265-292.
  5. Conolly, Peter (ed.). Aneka Pendekatan Studi Agama. Yogyakarta: LKiS, 2002
  6. Denzin, Norman dan Yvonna S. Lincoln. Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009
  7. Endraswara, Suwardi. Mistik Kejawen, Yogyakarta: Penerbit Narasi, 2006.
  8. Geertz, Hildred. Keluarga Jawa, Jakarta: Grafiti Press, 1983.
  9. Faishol, Abdullah, et.al. Islam dan Budaya Jawa, Surakarta: P2B IAIN Surakarta, 2014.
  10. Fathonah, Siti. “Kompleksitas Simbol dan Representasi Makna dalam Tradisi Rajaban Masyarakat Kebumen”. Al-A’raf Vol.XV, No.2 (2018), hlm. 273-294.
  11. Haryanto, Sindung. Dunia Simbol Orang Jawa. Yogyakarta: Kepel Press, 2013.
  12. Jorgensen, Danny L. Participant Observation: A Methodology for Human Studies. California: Sage Publicaton, 1989.
  13. Keesing, Roger M. Antropologi Budaya: Suatu Perspektif Kontemporer. Jakarta: Penerbit Erlangga, 1981.
  14. Khalil, Ahmad. Islam Jawa: Sufisme dalam Etika dan Tradisi Jawa, Malang: UIN Malang Press, 2008.
  15. ¬____________. “Agama dan Ritual Slametan: Deskripsi-Antropologis Keberagaman Masyarakat Jawa”. El-Harakah, Vol.11. No.1 (2009)
  16. Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: Rineka Cipta, 1990.
  17. Mas’ud Abdurrahman, et.al. Islam dan Kebudayaan Jawa, Yogyakarta: Gama Media, 2002.
  18. Poerwanto, Hari. Kebudayaan dan Lingkungan dalam Perspektif Antropologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000
  19. Ridlwan, Nurma Ali. “Pendekatan Fenomenologi dalam Kajian Agama”. Komunika Vol.7 No.2 (2013), hlm. 1-10.
  20. Salim, Agus. Perubahan Sosial: Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2002.
  21. Setiawati, Debi. “Slametan dalam Spiritualisme Orang Jawa Pada Masa Lalu Sampai Sekarang”. Maharsi. Vol.1 No.1 (2019), hlm. 76-88.
  22. Sholeh, Farhanuddin. “Penerapan Pendekatan Fenomenologi dalam Studi Agama Islam (Kajian terhadap buku karya Annemarie Shimmel; Deciphering the Signs of God: A Phenomenological Approach to Islam)”. Qolamuna Vol.1 No.2 (2016), hlm. 347-358.
  23. Sodik, Abror dan Muh. Wakhid Mustofa. Analisis Strategi Penyebaran Agama-Agama di Indonesia dari Pra Hingga Era Modern dengan Pendekatan Teori Permainan Matematika. Hisbah Vol. 15. No.1 (2018)
  24. Spradley, James P. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1997.
  25. Sumbulah, Ummi. Islam Jawa dan Akulturasi Budaya: Karakteristik, Variasi dan Ketaatan Ekspresif. El Harakah Vol. 14 No.1 (2012)
  26. Vredenbregt, J. Metode dan Teknik Penelitian Masyarakat, Jakarta: Gramedia, 1978.
  27. Website:
  28. https://nasional.tempo.co/read/1375476/kasus-intoleran-di-solo-polisi-kembali-cokok-2-pelaku

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-09-07
Published: 2020-10-24
Section: Articles
Article Statistics: 474 364