DARI ANTROPOSENTRISME KE SPIRIT BIOSENTRISME-EKOSENTRISME: BASIS ETIKA LINGKUNGAN HIDUP MASYARAKAT TRADISIONAL MADURA | Utsman | Al-A'raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat

DARI ANTROPOSENTRISME KE SPIRIT BIOSENTRISME-EKOSENTRISME: BASIS ETIKA LINGKUNGAN HIDUP MASYARAKAT TRADISIONAL MADURA

Hasani Utsman(1*)
(1) UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
(*) Corresponding Author
DOI : 10.22515/ajpif.v15i1.1203

Abstract

This study aims to describe the ethical values of the environment of traditional Madura society. Their belief in nature, especially related to land and sea landscape is manifestation form of shifting paradigm: from anthropocentrism to the spirit of biocentrism-ecocentrism, which is used as the basis of the development of environmental ethics. With the ethnographic approach, the moral view of Madurese traditional society is obtained through observation, participation, and direct interaction, the results of the study indicate that Madurese traditional societies put forward two main principles in interacting with nature, i.e. harmony and belief in supernatural forces, which in turn lead to typologization- land use and natural rituals become diverse. In the context of land use, the cosmology of Madurese traditional society is more complicated and rigorous, because the ecological factors of Madura are dominated by uneven mooring when compared to the ecology of Java Island which is dominated by rice fields. Madura's traditional belief system towards nature seems more syncretic than the tradition on the island of Java because there is no identity that accommodates all of it as Javanese tradition (kejawen).

Keywords


Cosmology, Environment, Ethics

References


Abdullah, M. Amin. Filsafat Etika Islam, antara Alghazali dan Kant. Bandung: Mizan, 2002.

Anshoriy, Nasaruddin, and Sudarsono. Kearifan Lingkungan dalam Persepektif Budaya Jawa. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.

Bertens, K. Etika. Yogyakarta: Kanisius, 2013.

Jonge, Huub de. Madura dalam Empat Zaman: Pedagang, Perkembangan Ekonomi dan Islam. Jakarta: PT Gramedia, 1989.

Keraf, A. Sonny. Etika Bisnis, Tuntutan dan Relevansinya. Yogyakarta: Kanisius, 1998.

———. Etika Lingkungan Hidup. Jakarta: Kompas Media Nusantara, 2010.

———. Filsafat Lingkungan Hidup: Alam sebagai Sebuah Sistem Kehidupan Bersama Fritjof Capra. Yogyakarta: Kanisius, 2014.

Kuntowijoyo. Perubahan Sosial dalam Masyarakat Agraris Madura 1850-1940. Yogyakarta: Matabangsa, 2002.

Mulder, Niels. Mistisme Jawa Ideologi di Indonesia. Yogyakarta: LKiS, 2001.

Purwadi. Pranata Sosial Jawa. Yogyakarta: Cipta Karya, 2007.

Ramly, Nadjamuddin. Islam Ramah Lingkungan, Konsep dan Strategi Islam dalam Pengelolaan, Pemeliharaan, dan Penyelamatan Lingkungan. Jakarta: Grafindo Khazanah Ilmu, 2007.

Sadik, Sulaiman. Memahami Jati Diri Budaya dan Kearifan Lokal Madura. Jawa Timur: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, 2014.

Simuh. Sufisme Jawa, Transformasi Tasawuf Islam ke Mistik Jawa. Yogyakarta: Bentang, 1995.

Siswanto, Joko. Kosmologi Einstein. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1996.

Soegianto. Kepercayaan, Magi, dan Tradisi dalam Masyarakat Madura. Jember: Penerbit Tapal Kuda Bekerjasama dengan Pusat Penelitian Budaya Jawa dan Madura Lembaga Penelitian Universitas Jember, 2003.

Sumintarsih, Dkk. Kearifan Lokal di Lingkungan Masyarakat Nelayan Madura. Yogyakarta: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Deputi Bidang Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Yogyakarta, 2005.

Suseno, Franz Magnis. Etika Jawa: Sebuah Analisa Falsafi Tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996.

———. Etika Sosial, Buku Panduan Mahasiswa PB 1-PB VI. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1993.


Article Statistic

Abstract view : 71 times