VIDEO MATH FEST: SARANA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL OLEH WALI SISWA JENJANG SEKOLAH DASAR

Fanny Adibah* -  IKIP Widya Darma Surabaya, Indonesia
Ira Wulan Sari -  IKIP Widya Darma Surabaya, Indonesia

DOI : 10.22515/tranformatif.v2i2.3931

Kekacauan yang terjadi akibat pandemi Covid 19 memaksa berbagai aktivitas dilakukan secara daring, termasuk proses pembelajaran bagi anak-anak usia sekolah. Sistem belajar dengan konsep jarak jauh di tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi ini dilakukan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Penggunaan gawai oleh anak-anak yang sebelumnya dilarang atau dibatasi, sekarang justru menjadi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital wali siswa agar dapat menanamkan literasi digital pada anggota keluarganya sehingga lebih banyak manfaat teknologi digital yang diraih dan meminimalkan dampak negatif. Kegiatan pengabdian ini berbentuk penyelenggaraan lomba/festival dengan konten video belajar matematika dari rumah bersama orang tua (pendamping) yang asyik dan menyenangkan dengan namaVideo Math Fest. Hasil kegiatan pengabdian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan diperoleh kesimpulan bahwa analisis rata-rata literasi digital wali siswa dilihat dari penilaian produk video yang mereka buat berada pada ketegori “tinggi” diikuti dengan rata-rata hasil respons positif di setiap aspek kegiatan.
Keywords
Video Math Fest, Literasi Digital, Wali Siswa Jenjang SD
  1. Ferismayanti (2020, Mei 29). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Online Akibat Pandemi Covid-19. Retrieved February, 1, 2021 from: https://lpmplampung.kemdikbud.go.id/detailpost/meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-pada-pembelajaran-online-akibat-pandemi-covid-19
  2. Hague, C & Payton, S. (2010). Digital Literacy Across the Curriculum. Bristol : Futurelab. Retrieved January, 4, 2021 from: https://www.nfer.ac.uk/publications/FUTL06
  3. Hanelahi, Doubitauliya & Ketut Atmaja. (2020). Literasi Digital dalam Peningkatan Kompetensi Peserta Didik Distance Learning Di Homeschooling. JPUS: Jurnal Pendidikan untuk Semua, 4 (4): 112 - 129. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpls/article/view/11510 diakses 5 Januari 2021.
  4. Kominfo. (2020). Status Literasi Digital Indonesia Survei di 34 Propinsi. Retrieved January, 10, 2021 form https://aptika.kominfo.go.id/wp-content/uploads/2020/11/Survei-Literasi-Digital-Indonesia-2020.pdf
  5. Leahy, D., & Dolan, D. (2010). Digital literacy: A vital competence for 2010?. In Key competencies in the knowledge society. IFIPAICT, 324: 210 – 221. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-642-15378-5_21 diakses 3 januari 2021
  6. Nasrullah, R.,dkk. (2017). Materi Pendukung Literasi Digital. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  7. Prasetyo, Fajar. (2018). Pendampingan Anak dalam Proses Belajar Anak. Universitas Sanata Darma: Yogyakarta.
  8. Setu, Ferdinandus. (2020, November 20). Siaran Pers No. 149/HM/KOMINFO/11/202:Hasil Survei Indeks Literasi Digital Nasional 2020, Akses Internet Makin Terjangkau.Retrieved January, 2, 2021, from https://kominfo.go.id/content/detail/30928/siaran-pers-no-149hmkominfo112020-tentang-hasil-survei-indeks-literasi-digital-nasional-2020-akses-internet-makin-terjangkau/0/siaran_pers
  9. Syah, R., Darmawan, D. & Purnawan, A. (2019). Analisis Faktor yang MempengaruhiKemampuan Literasi Digital. Jurnal AKRAB, Vol 10 (2), 60 – 69 DOI: https://doi.org/10.51495/jurnalakrab.v10i2.290

Full Text:
Article Info
Submitted: 2021-08-15
Published: 2021-11-02
Section: Articles
Article Statistics: 57 17