BIMBINGAN MENTAL MELALUI TEKNIK REFRAMING PADA NARAPIDANA MENJELANG MASA BEBAS TAHANAN

Dwi Cahyaningrum* -  Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Indonesia
Supandi Supandi -  Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Indonesia

DOI : 10.22515/ajpc.v1i1.2408

Bimbingan mental melalui teknik reframing merupakan sebuah metode pemberian bantuan atau pertolomgan yang diberikan seseorang kepada orang lain yang memiliki sebuah masalah batin dengan mengubah pandangan yang negative ke pandangan positif. Dilakukannya bimbingan mental melalui teknik reframing guna untuk mengembalikan kualitas mental narapidana kususnya narapidana menjelang masa bebas tahanan, agar narapidana kembali kejalan yang benar dan tidak mengulangi perbuatannya kembali. Penelitian ini menggunakan metode Diskriptif Kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa Rumah Tahanan Kelas I Surakarta melakukan bimbingan mental pada Narapidana Menjelang Masa Bebas Tahanan agar kualitas mental narapidana menjelang masa bebas tahanan kembali membaik.
Keywords
bimbingan mental; teknik reframing; narapidana menjelang masa bebas tahanan
  1. Arif, R. (2016). Pembinaan Fisik dan Mental Narapidana Bernasis Hak Asasi Manusia. Jakarta: PT. Pohon Cahaya.
  2. Bradley, E. (2017). 40 Teknik yang Harus diketahui Konselor. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  3. Ratih, D. A. (2015). Penerapan Konseling Kelompok Menggunakan Strategi Reframing untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika pada Siswa Kelas VII H SMP Negeri 2. Jurnal BK Unnesa, 5(3).

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-04-30
Published: 2020-04-30
Section: Articles
Article Statistics: 226 219