Upaya Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Siswa di SDIT Taqiyya Rosyida Kartasura Tahun Ajaran 2019/2020

Rofiiqoh Jamiil* -  MI Muhammadiyah Wangen, Indonesia

DOI : 10.22515/jenius.v1i1.3035

Kecerdasan interpersonal perlu dikembangkan untuk membentuk karakter individu yang dapat bekerjasama dengan orang lain. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal siswa di SDIT Taqiyya Rosyida Kartasura. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kualitatif. Penelitian ini dimulai bulan November 2019 sampai Juli 2020, di SDIT Taqiyya Rosyida Kartasura. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan beberapa upaya yang dilakukan guru SDIT Taqqiya Rosyida untuk meningkatkan kecerdasan interpersonal yaitu: 1) penerapan pembiasaan 15 adab, saat daring dilakukan melalui dengan holiday  challengs; 2) pemberian motivasi kepada siswa melalui kegiatan bercerita, saat pembelajaran daring pemberian motivasi hanya berupa nasihat; 3) pengelolaan kelas; 4) pendekatan secara mandiri maupun kelompok; 5) penerapan strategi pembelajaran yang melibatkan kerjasama antar siswa; dan 6) penerapan media pembelajaran visual maupun audio visual
  1. Abdullah. (2017). Pendekatan dan model pembelajaran yang mengaktifkan siswa. Edureligia 1(1): 45-62.
  2. Arif, Rohman. (2009). Memahami pendidikan & ilmu pendidikan. Yogyakarta: Laks Bang Mediatama.
  3. Briggs, Leslie J. (1977). Instructional design, educational technology publications. Inc. New Jersey : Englewood Cliffs.
  4. Febianti, Yopi Nisa. (2018). Peningkatan motivasi belajar dengan pemberian reward and punishment yang positif. Jurnal Edunomic, 6(2): 93-102
  5. Hamid, Moh Sholeh. (2011). Metode edutainment. Jogjakarta: Diva Press.
  6. Kellen, Roy. (1998). Effective Teaching Strategies- Lesson from Research and Practice. Second Edition. Australia: Social Science Perss.
  7. Mohammad Surya. (2015). Psikologi guru konsep dan aplikasi dari guru untuk guru. Bandung: Alfabeta.
  8. Munif Chatib dan Alamsyah Said. (2012). Sekolah anak-anak juara berbasis kecerdasan jamak dan pendidikan berkeadilan. Bandung: Mizan Media Utama.
  9. Nurul, Fithriyah Hidayati dan Novianni Anggraini. (2015). Perkembangan peserta didik. Kartasura: Fataba Press.
  10. Reza, Justinus Prasetyo dan Yeny Andriani. (2009). Multiply your multiple intelligences (melatih 8 kecerdasan majemuk pada anak dan dewasa). Yogyakarta: CV. Andi Offset.
  11. Rosita, Ita. (2005). Meningkatkan kerja sama siswa melalui pembelajaran kooperatif tipe think pair share. Jurnal Formatif, 3(1): 1-10.
  12. Sy, Irnes Jakli. (2014). Pengelolaan kelas dipandang dari perspektif psikologi. Journal Polingua, 3(2): 123-169.
  13. Tafonao, Talizaro. (2018). Peranan media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2): 103-114.
  14. Usman, Moh. Uzer. (2003). Menjadi guru profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2020-11-27
Published: 2020-12-31
Section: Articles
Article Statistics: 151 166