Important Notice

This is an archive system. You can read only in this site, for submission and publishing system please visit https://ejournal.uinsaid.ac.id/
Hubungan Keaktifan Belajar dengan Konsep Diri Siswa Madrasah Ibtidaiyah | Muryani | JENIUS (Journal of Education Policy and Elementary Education Issues)

Hubungan Keaktifan Belajar dengan Konsep Diri Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Dwi Muryani* -  UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

DOI : 10.22515/jenius.v2i2.3751

Salah satu indikator keefektifan suatu proses pembelajaran adalah apabila terdapat keaktifan belajar siswa. Namun, konsep diri yang negatif cenderung menyebabkan keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran menjadi kurang maksimal, sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keaktifan belajar siswa, tingkat konsep diri siswa, dan apakah terdapat hubungan antara keaktifan belajar dengan konsep diri siswa kelas tinggi di MIN 4 Sukoharjo tahun ajaran 2020/2021. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 94 dari 122 populasi siswa yang dipilih dengan proportionate stratified random sampling. Uji hipotesis dianalisis menggunakan uji korelasi Product Moment. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil: 1) Keaktifan belajar siswa termasuk kategori sangat tinggi dengan presentase sebesar 59%; 2) Tingkat konsep diri siswa termasuk kategori sangat tinggi dengan presentase 55%; dan 3) Berdasarkan hasil uji korelasi diperoleh rhitung = 0,751 dengan taraf signifikansi 5%, diperoleh rtabel = 0,202. Karena rhitung > rtabel , sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif antara keaktifan belajar dan konsep diri siswa.
Keywords
Konsep diri; Keaktifan belajar
  1. Bistari, B. (2017). Konsep dan indikator pembelajaran efektif. Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan, 1(2), 13-20. Retrieved from: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jurnalkpk/article/view/25082/75676576424
  2. Fadjrin, N. N. (2018). Hubungan keaktifan belajar di sekolah terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII, 2 (1), 1-8. Retrieved from: https://ejournal.unugha.ac.id/index.php/mthg/article/view/169/135
  3. Hariyadi, A., & Darmuki, A. (2019). Prestasi dan motivasi belajar dengan konsep diri. In Prosiding Seminar Nasional Penguatan Muatan Lokal Bahasa Daerah sebagai Pondasi Pendidikan Karakter Generasi Milenial (pp. 280-286)
  4. Hartini, T. I., Kusdiwelirawan, A., & Fitriana, I. (2014). Pengaruh berpikir kreatif dengan model problem based learning (PBL) terhadap prestasi belajar fisika siswa dengan menggunakan tes open ended. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 3(1), 8-11. https://doi.org/10.15294/jpii.v3i1
  5. Misdar, M. (2015). Revitalisasi interaksi pedagogik guru dengan siswa dalam pembelajaran. Tadrib, 1(2), 223-238. Retrieved from: http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/Tadrib/article/view/1048
  6. Netralis, N. (2016). Hubungan konsep diri dengan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP negeri 2 kuantan mudik. Suara guru: jurnal pendidikan social, sains, dan humaniora, 2 (1), 69-75. http://dx.doi.org/10.24014/suara%20guru.v2i2.2401
  7. Nur, M. A. (2016). Pengaruh perhatian orang tua, konsep diri, persepsi tentang matematika terhadap hasil belajar matematika melalui motivasi belajar siswa kelas VIII SMP negeri di kecamatan ujung loe kabupaten bulukumba. Matematika Dan Pembelajaran, 4(2), 64-79. https://jurnal.iainambon.ac.id/index.php/INT/article/viewFile/288/221
  8. Othman, N., & Leng, K. B. (2011). The relationship between self-concept, intrinsic motivation, self-determination and academic achievement among Chinese primary school students. International Journal of Psychological Studies, 3(1), 90-98
  9. Puspitaningdyah, D. O. (2018). Pengaruh keterampilan mengelola kelas dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar IPS SD. Joyful Learning Journal, 7(1), 39-47. https://doi.org/10.15294/jlj.v7i1.24188
  10. Putri, I. D. C. K., & Widodo, S. A. (2018, February). Hubungan antara minat belajar matematika, keaktifan belajar siswa, dan persepsi siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Etnomatnesia. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/etnomatnesia/article/view/2408
  11. Rahmawati, A., & Suharso, S. (2015). Faktor determinan konsep diri siswa kelas VIII di SMP negeri se-kota semarang. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 4(1), 30-36. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jbk/article/view/7487
  12. Ratnawati, A. (2014). Pengaruh kesiapan belajar, minat belajar, motivasi belajar, dan sikap siswa terhadap keaktifan belajar siswa jurusan administrasi perkantoran pada mata diklat produktif ap Di SMK negeri 2 semarang. Economic Education Analysis Journal, 3(1), 77-82. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eeaj/article/view/4144/3782
  13. Riandari, H. (2012). Peningkatan keaktifan dan pemahaman siswa kelas viii-b semester 4 pada mapel biologi melalui guided inquiry di SMP negeri 26 surakarta tahun ajaran 2011/2012. In Prosiding Seminar Biologi (Vol. 9, No. 1). https://123dok.com/document/yd7ww3ey-peningkatan-keaktifan-pemahaman-semester-biologi-inquiry-negeri-surakarta.html
  14. Rikawati, K., & Sitinjak, D. (2020). Peningkatan keaktifan belajar siswa dengan penggunaan metode ceramah interaktif. Journal of Educational Chemistry (JEC), 2(2), 40-48. doi: http://doi.org/10.21580/jec.2020.2.2.6059
  15. Setyawati, Y. (2017). Hubungan kemandirian dan keaktifan belajar dengan hasil belajar PKN. Joyful Learning Journal, 6(4), 255-262. https://doi.org/10.15294/jlj.v6i4.15022

Full Text:
Article Info
Submitted: 2021-06-17
Published: 2021-12-29
Section: Articles
Article Statistics: 5 25